Allah Menyelamatkan Isa, YHWH Menyelamatkan Yesus!


Tidak hanya Allah yang menyelamatkan Nabi Isa Al-Masih 'Alaihissalam. Tapi YHWH juga menyelamatkan Nabi Yesus Kristus!

Ini bukan berarti ada dua Tuhan, karena Monoteisme Sejati sangat memahami bahwa Tuhan itu Esa, Satu Pribadi Tunggal, Sendirian, Tiada Sekutu, Tak Ada yang Setara dengan-Nya, dan Tuhan itu mempunyai Nama yang Tidak Terbatas.

Bukan pula tentang dua orang Nabi yang diselamatkan oleh Tuhan, karena Isa dan Yesus adalah orang yang sama, hanya beda nama. Bahkan masih beberapa lagi namanya, misal Eashoa Msheekha (nama Aram asli, bukan hasil transliterasi dari Yunani: Iesous, ke Aram: Yeshua), dan ada pula Issa di India.

Allah menyelamatkan Isa Al-Masih 'Alaihissalam telah jelas dinyatakan oleh Allah sendiri: "... mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa. Sesungguhnya mereka yang berselisih pendapat tentang (pembunuhan) Isa, selalu dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka benar-benar tidak tahu (siapa sebenarnya yang dibunuh itu), melainkan hanya mengikuti persangkaan belaka, jadi mereka tidak yakin telah membunuhnya. Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa ke hadirat-Nya. Allah Maha Perkasa, Maha Bijaksana." (QS. An-Nisaa'/ 4: 157-158).

Adapun YHWH menyelamatkan Yesus sebenarnya telah saya bahas dalam tulisan di sini. Kali ini selain untuk menambah jelas, juga lebih khusus terkait dengan nama Yesus, dimana Yesus adalah "Yosua", atau Yosua adalah "Yesus" sebagai berikut:
1.       Nama Yosua (nama yang diberikan oleh Musa untuk Hosea bin Nun (Bilangan 13:8 bandingkan dengan Ulangan 32:44), dalam bahasa Ibrani adalah Yahushua, ditransliterasi ke bahasa Yunani menjadi Iesous.
2.      Nama Yesus dalam bahasa Yunani adalah Iesous, karena itu dalam transliterasi ke bahasa Ibrani menjadi Yahushua.
3.      Jadi, baik Yosua maupun Yesus = Yahushua.
4.      Yahushua adalah nama teophorik dari kata YHWH (Yahuwah) dan Shua/ Yasha (Menyelamatkan).
5.      Yahushua berarti YHWH Menyelamatkan (yaitu menyelamatkan orang yang menyandang nama tersebut).
6.      Karena itu, semua "Yesus" dalam Alkitab: Yesus-Yosua/ Hosea bin Nun asisten Nabi Musa; Yesus-Yosua bin Yozadak si imam Yahudi; Yesus Barabas si penjahat; Yesus Yustus temannya Paulus; juga Yesus bin Sirakh penulis kitab Ecclesiasticus; dan apalagi Yesus Kristus, semuanya selamat. Tidak ada seorang pun yang disalib apalagi tewas mengenaskan karena disalib!
7.      Bahkan khusus untuk Yesus Kristus, nama teophorik Yahushua bila mengikuti narasi Bibel dalam Lukas 1: 26-31 dan Matius 1: 21, adalah sebagai nama pemberian dari Tuhan. Karena itu, nama tersebut tidak hanya sebagai harapan baik untuk keselamatan dirinya seperti semua nama Yesus lainnya, tetapi bahkan sebagai jaminan, sebagai kepastian dari Tuhannya Yesus bahwa Nabi Yesus pasti akan diselamatkan oleh Tuhannya, yaitu diselamatkan dari Tipudaya konspirasi makar jahat kaumnya, Kafirun Yahudi saat itu.
8.     Jadi, buang jauh-jauh anggapan adanya orang yang disalib yang bernama Yesus Kristus - Yahushua ha Mashiakh, mengingat begitu 'ampuh dan sakti sekali' nama teophorik tersebut!
9.      Yang disalib pasti bukan Nabi Yesus, tapi orang lain yang diserupakan dengan Yesus.
10.  Yang disalib bisa jadi salah satu dari orang-orang Yahudi yang Membuat Tipudaya dan Kafir pada risalah yang dibawa oleh Yesus.

11.   "Orang-orang kafir itu membuat tipudaya, dan Allah Membalas Tipudaya mereka. Dan Allah sebaik-baik Pembalas Tipudaya." (QS. Ali Imran/ 3: 54).
12.  "YHWH itu Tuhan yang Cemburuan dan Pembalas. YHWH itu Pembalas dan penuh kehangatan amarah (Pemarah). YHWH itu pembalas kepada para lawan-Nya dan Pendendam kepada para musuh-Nya. (Nahum 1:2).
13.  "Masakan Aku tidak menghukum mereka karena semuanya ini?, demikianlah firman TUHAN. Masakan Aku tidak membalas dendam-Ku kepada bangsa yang seperti ini? (29) Masakan Aku tidak menghukum mereka karena semuanya ini?, demikianlah firman TUHAN. Masakan Aku tidak membalas dendam-Ku kepada bangsa yang seperti ini?" (Yeremia 5:9, 29).
14.  "Orang fasik dengan angkuhnya memburu orang yang lemah, tapi mereka terjebak dalam tipu daya yang mereka rancangkan. (Mazmur 1:2).
15.   "Biarlah orang fasik meninggalkan jalannya, dan orang jahat meninggalkan rancangan-rancangannya... Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku demikianlah firman Tuhan. (Yesaya 55:7-8).
16.  "Ya YHWH, betapa besar perbuatan-Mu, betapa dalam rancangan-Mu, (sehingga) orang fasik tidak mengetahuinya, orang yang bodoh tidak memahaminya. (Mazmur 92:6-7).

17.   Tapi.. oh! Betapa tragis dan ironis karena disisi lain ada yang menjadikan kebodohan sebagai pengharapan keselamatan. Ini sebagaimana diakui oleh pendiri Kristen (Paulus), dengan semua olah kata-katanya dalam 1Korintus pasal 1 mulai ayat 18. Dan.. sungguh heran sekali bila sampai saat ini, 'hari gini!' masih banyak yang terjerat dalam dusta, kelicikan dan tipudaya dirinya (lihat: Roma 3:7; 2Korintus 12:16).

18.  Maka: "Sungguh bodohlah umat-Ku itu, mereka tidak mengenal Aku! Mereka adalah anak-anak tolol, dan tidak mempunyai pengertian! Mereka pintar untuk berbuat jahat, tetapi untuk berbuat baik mereka tidak tahu." (Yeremia 4:22).

19.  Maka: Takutlah akan Tuhan. "Takut akan YHWH adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan." (Mazmur 1:7).
20. Takut akan YHWH ialah membenci kejahatan; aku benci kepada kesombongan, kecongkakan, tingkah laku yang jahat, dan mulut penuh tipu muslihat. (Amsal 8:13).
21.  Akhir kata dari segala yang didengar ialah: Takutlah akan Allah dan berpeganglah pada perintah-perintah-Nya, karena ini adalah kewajiban setiap orang. (Pengkhotbah 12:13).

Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Qur'an untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran? (QS. Al-Qamar/ 54: 17).

Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya dan Allah membiarkannya berdasarkan ilmu-Nya dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya? Maka siapakah yang akan memberinya petunjuk sesudah Allah (membiarkannya sesat). Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran? (QS. Al-Jaatsiyah/ 45: 23).

God bless Jesus!!

Harus di baca:


Tidak ada komentar: